| 21 | BPBD Kota Magelang | Data TPB | 1.5.3 Dokumen strategi pengurangan risiko bencana (PRB) tingkat nasional dan daerah |  Dokumen strategi pengurangan risiko bencana (PRB) tingkat nasional dan daerah |
| 22 | BPBD Kota Magelang | Data TPB | 1.5.3* Rencana dan implementasi strategi nasional pengurangan risiko bencana yang selaras dengan the Sendai Framework for Disaster Risk Reduction 2015–2030 |  Rencana dan implementasi strategi nasional pengurangan risiko bencana yang selaras dengan the Sendai Framework for Disaster Risk Reduction 2015–2030 |
| 23 | BPBD Kota Magelang | Data TPB | 1.5.4* Persentase pemerintah daerah yang mengadopsi dan menerapkan strategi pengurangan risiko bencana daerah yang selaras dengan strategi pengurangan risiko bencana nasional |  Persentase pemerintah daerah yang mengadopsi dan menerapkan strategi pengurangan risiko bencana daerah yang selaras dengan strategi pengurangan risiko bencana nasional |
| 24 | Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kota Magelang | Data TPB | 1.a.1 Proporsi sumber daya yang dialokasikan oleh pemerintah secara langsung untuk program pemberantasan kemiskinan |  Proporsi sumber daya yang dialokasikan oleh pemerintah secara langsung untuk program pemberantasan kemiskinan |
| 25 | Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang | IKK | 1.a.1. Persentase Anak Usia 5 s.d. 6 Tahun yang Berpartisipasi dalam Pendidikan Anak Usia Dini |  1.a.1. Persentase Anak Usia 5 s.d. 6 Tahun yang Berpartisipasi dalam Pendidikan Anak Usia Dini |
| 26 | Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang | IKK | 1.a.1.1 Jumlah Satuan Pendidikan Anak Usia Dini Terakreditasi (Negeri dan Swasta) |  1.a.1.1 Jumlah Satuan Pendidikan Anak Usia Dini Terakreditasi (Negeri dan Swasta) |
| 27 | Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang | IKK | 1.a.1.2 Jumlah peserta didik PAUD (Negeri dan Swasta) yang menerima perlengkapan dasar peserta didik dari Pemerintah Daerah |  1.a.1.2 Jumlah peserta didik PAUD (Negeri dan Swasta) yang menerima perlengkapan dasar peserta didik dari Pemerintah Daerah |
| 28 | Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang | IKK | 1.a.1.3 Jumlah peserta didik PAUD (Negeri dan Swasta) yang menerima pembebasan biaya pendidikan |  1.a.1.3 Jumlah peserta didik PAUD (Negeri dan Swasta) yang menerima pembebasan biaya pendidikan |
| 29 | Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang | IKK | 1.a.1.4 Jumlah kebutuhan minimal pendidik PAUD (Negeri dan Swasta) |  1.a.1.4 Jumlah kebutuhan minimal pendidik PAUD (Negeri dan Swasta) |
| 30 | Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang | IKK | 1.a.1.5 Jumlah pendidik pada PAUD (Negeri dan Swasta) |  1.a.1.5 Jumlah pendidik pada PAUD (Negeri dan Swasta) |
| 31 | Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang | IKK | 1.a.1.6 Jumlah pendidik PAUD (Negeri dan Swasta) yang memiliki ijazah diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1) bidang pendidikan anak usia dini, kependidikan lain atau psikologi dan sertifikat profesi guru pendidikan anak usia dini |  1.a.1.6 Jumlah pendidik PAUD (Negeri dan Swasta) yang memiliki ijazah diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1) bidang pendidikan anak usia dini, kependidikan lain atau psikologi dan sertifikat profesi guru pendidikan anak usia dini |
| 32 | Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang | IKK | 1.a.1.7 Jumlah kepala sekolah PAUD (Negeri dan Swasta) yang memiliki ijazah D-IV atau S1,sertifikat pendidik dan surat tanda tamat pendidikan dan pelatihan calon kepala sekolah untuk PAUD formal atau sertifikat pendidikan dan pelatihan kepala satuan PAUD |  a.1.7 Jumlah kepala sekolah PAUD (Negeri dan Swasta) yang memiliki ijazah D-IV atau S1,sertifikat pendidik dan surat tanda tamat pendidikan dan pelatihan calon kepala sekolah untuk PAUD formal atau sertifikat pendidikan dan pelatihan kepala satuan PAUD |
| 33 | Badan Pengelolaan Keuangan & Aset Daerah Kota Magelang | Data TPB | 1.a.2* Pengeluaran untuk layanan pokok (pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial) sebagai persentase dari total belanja pemerintah |  Pengeluaran untuk layanan pokok (pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial) sebagai persentase dari total belanja pemerintah |
| 34 | Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang | IKK | 1.a.2,1.a.3.1 Jumlah SD dan SMP Negeri Terakreditasi |  1.a.2,1.a.3.1 Jumlah SD dan SMP Negeri Terakreditasi |
| 35 | Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang | IKK | 1.a.2,1.a.3.10 Jumlah kebutuhan minimal tenaga kependidikan pada jenjang sekolah dasar (Negeri dan Swasta) |  1.a.2,1.a.3.10 Jumlah kebutuhan minimal tenaga kependidikan pada jenjang sekolah dasar (Negeri dan Swasta) |
| 36 | Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang | IKK | 1.a.2,1.a.3.11 Jumlah kebutuhan minimal tenaga kependidikan pada jenjang sekolah menengah pertama (Negeri dan Swasta) |  1.a.2,1.a.3.11 Jumlah kebutuhan minimal tenaga kependidikan pada jenjang sekolah menengah pertama (Negeri dan Swasta) |
| 37 | Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang | IKK | 1.a.2,1.a.3.12 Jumlah tenaga kependidikan pada jenjang sekolah dasar (Negeri dan Swasta) |  1.a.2,1.a.3.12 Jumlah tenaga kependidikan pada jenjang sekolah dasar (Negeri dan Swasta) |
| 38 | Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang | IKK | 1.a.2,1.a.3.13 Jumlah tenaga kependidikan pada jenjang sekolah menengah pertama(Negeri dan Swasta) |  1.a.2,1.a.3.13 Jumlah tenaga kependidikan pada jenjang sekolah menengah pertama(Negeri dan Swasta) |
| 39 | Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang | IKK | 1.a.2,1.a.3.14 Jumlah pendidik pada jenjang sekolah dasar (Negeri dan Swasta) yang memiliki ijazah diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1) dan sertifikat pendidik |  1.a.2,1.a.3.14 Jumlah pendidik pada jenjang sekolah dasar (Negeri dan Swasta) yang memiliki ijazah diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1) dan sertifikat pendidik |
| 40 | Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang | IKK | 1.a.2,1.a.3.15 Jumlah pendidik pada jenjang sekolah menengah pertama (Negeri dan Swasta) yang memiliki ijazah diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1) dan sertifikat pendidik |  1.a.2,1.a.3.15 Jumlah pendidik pada jenjang sekolah menengah pertama (Negeri dan Swasta) yang memiliki ijazah diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1) dan sertifikat pendidik |